Monday, 10 March 2014

CARA TERNAK ENTOG KECIL-KECILAN


kawan kali ini saya akan mengeposkan bagaimana cara berternag entog untug di pelihara sendiri, ternak entog sangatlah mudah kawan jika kita mau berusaha, seperti ternak ayam untuk kesenangan saja.
Trik untuk memelihara entog seperti di bawah ini:
  • jangan menempatkan entog berada di tempat tertutup biarkan banyak udara yang bisa keluar masuk atau berangin.
  • kandang entog juga setiap hari di bersihkan agar kotorannya tidak bau menyengat.
  • beri bak air untuk berenang entog secukupnya saja.(karena entog suka air).
  • memberi makan 2 / 3 kali sehari makanannya bisa berupa : bekatul, daun yang banyak mengandung air, bisa juga di beri umbi umbian atau ketela.
pada saat entog mulai bertelur berikan tempat untuk bertelur yang kering dan bisa menghangatkan telur seperti jerami kering atau daun kering lainnya. entog biasanya bertelur bisa mencapai 13 s/d 16 telur, selama bertelur entog jangan biarkan kekurangan makanan bisa bisa telurnya sendiri dimakan, itu bagi entog yang nakal. entog biasanya mengerami telurnya selama 28 hari, bisa juga mundur sampai 30 hari.

Bayi entog yang lahir mau makan makanan sekitar 1 hari setelah ia menetas.
By: Tajuddin

Kelebihan dan Kekurangan Ternak Entok


By: Rifandi Fauzy Rachman


Kelebihan dan Kekurangan Ternak Entok

Untuk lebih menyakinkan anda bahwa peluang beternak enthok masih cukup menjanjikan, berikut akan kami paparkan sisi kelebihan dan kekurangan dalam beternak entok:
  
Sisi Kelebihan :

  1. Tingkat konsumsi pakan enthok lebih sedikit dibandingkan dengan itik, tapi kalau dihitung konsumsi pakan total sampai umur panen (dengan asumsi berat sama antara enthok vs itik) maka bisa dikatakan hampir sama juga.
  2. Moment tertentu seperti lebaran kemaren harga enthok terutama enthok jantan bisa tembus di harga Rp 120.000/ekor, padahal pada hari-hari biasa paling bisa laku antara Rp 60.000 - Rp 75.000/ekor nya.
  3. Daging enthok lebih tebal sehingga pada waktu dimakan lebih terasa dan aroma dagingnya juga tidak setajam daging itik.
  4. Pemasaran yang mudah, karena hampir setiap pedagang/pengepul keliling atau juga pasar tradisional mau menerima enthok.
  5. Hasil sampingan beternak enthok adalah bulunya yang bisa dipakai shuttle cock (40-50 hari sekali dicabuti).
  6. Dari segi penyakit enthok lebih kuat dan tahan daripada ayam.
  7. Enthok merupakan pengeram terbaik saat ini, sehingga apabila anda mempunyai telur yang pada saat pengeraman di tinggalkan induknya, atau kejadian induknya mati mendadak maka telur tersebut bisa dititipkan pada enthok.


Sisi Kekurangan

  1.  Laju pertumbuhan enthok lebih lambat dibandingkan dengan itik sehingga panennya juga lebih lama.
  2. Bibit enthok (DOD) memang lebih susah didapat karena masih mengandalkan pengeraman secara alamiah, sehingga kadang umur DOD yang tersedia juga beragam antara 1-4 hari.
  3. Harga DOD enthok jauh lebih mahal dibandingkan dengan DOD itik
    Pada umur 1-10 hari (umur dod) tingkat kematiannya lebih tinggi dibandingkan dengan itik, mortalitas masih dianggap baik apabila tidak lebih dari 10%.                                          sumber http://ternakentokbanyuwangi.blogspot.com/

Jenis-jenis Entok


Mengenal Jenis - Jenis Entok

1. Itik Manila
 
Itik jenis ini awalnya diternakkan di Brasil. Banyak penamaan pada itik jenis ini. Antara lain, itik pato (Brasil), itik muskus atau muscovy duck (Inggris), moschus-ente (Jerman), canard de barbarie (Prancis), entok atau itik manila (Indonesia).

Adapun nama ilmiahnya adalah cairina moschata (bahasa Latin). Ciri-ciri itik jenis adalah sebagai berikut.
  • Kepalanya besar dan berjambul. 
  • Pada pangkal paruh dan mukanya terdapat banyak kutil. 
  • Lehernya tidak terlalu panjang, tetapi kuat. 
  • Badannya lebar dan berat berdaging (lebih berat dari itik jenis lainnya). Beratnya antara 3 sampai 3,5 kg. 
  • Itik ini tidak cuma mempunyai ukuran yang besar, tetapi juga memiliki daya mengeram yang baik. 
  • Jika itik ini dikawinkan dengan itik taiwan yang sejenis entok, maka perkawinan ini menghasilkan keturunan itik penghasil daging yang kualitasnya baik dengan berat 2,5 kg sampai 3 kg. 
  • Sayapnya kuat dan panjang sehingga itik manila dapat terbang. 
  • Warna bulunya kebanyakan hitam atau kehitam-hitaman, tetapi ada juga yang berwarna putih.

2.Itik Branti
 
Itik branti merupakan itik hasil persilangan antara entok betina dan itik alabio atau antara entok betina dan itik tegal. Hasil persilangan dengan itik alabio menghasilkan anak itik yang beratnya bisa mencapai 2,5 kg sampai 3 kg per ekor pada umur dua minggu.
Adapun yang disilangkan dengan itik tegal, hanya menghasilkan anak itik yang beratnya1,5kg per ekor pada umur yang sama.

3. Itik Peking
 

Itik jenis ini termasuk yang paling banyak diternakkan sebagai itik pedaging. Beratnya bisa mencapai antara 3,5 kg sampai 5 kg. Dagingnya lembut dan berwarna kekuningan. Ciri-ciri itik jenis ini adalah sebagai berikut.
  • Itik ini mempunyai leher yang lurus. 
  • Punggungnya miring ke belakang sedangkan ekornya hampir tegak lurus.
  • Kakinya pendek sehingga jika berjalan perutnya sering menempel ke tanah.
  • Bulunya kebanyakan berwarna putih bersih dan halus.
  • Pada ekornya terdapat banyak bulu kapas yang halus. 
  • Paruh dan kakinya berwarna kuning tua atau oranye.


By: Rifandi Fauzy Rachman

sumber : http://peternakan-keluarga.blogspot.com/2013/10/mengenal-jenis-jenis-entok-pedaging.html

Sunday, 9 March 2014

teknis beternak entok

haii lanjut lagi deh :)
kalo minggu lalu sudah di bahas tentang rencana beternak entok, sekarang mari kita bahas tentang teknis beternak entok...

Dalam teknis beternak entok:
1) kita harus mengadaan entok yang baik.
2) kita harus menyediakan pakan entokyang berkualitas.
3) kita harus mengetahui bobot entok, peningkatan bobot entok dapat terjadi dengan cepat karena pakan yang memadai dan berkualitas baik.
4) nah yang terakhir, kita juga harus mengetahui apa saja sih penyakit yang dapat menyerang ternak entok kita? sebenarnya entok tahan terhadap serangan penyakit, karena daya adaptasi entok yang sangat baik terhadap perubahan kondisi. akan tetapi ada beberapa penyakit pada entok akibat tidak berfungsinya faktor-faktor utama penunjang ternak entok, seperti masalah sanitasi, manajemen, biosecurity, maupun perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh suhu dan cuaca.

sekian dulu ya, terimakasih :)

by, vera rahmayanti 1303055159

Thursday, 27 February 2014

rencana beternak entok

teman-teman saya sebelumnya telah menjelaskan tentang entok yang mudah beradaptasi, sejarah entok datang ke indonesia serta pengenalan entok..
nah sekarang giliran saya :) 

sebelum kita memulai usaha beternak entok atau membudidayakan entok, kita harus mempunyai perencaan terlebih dahulu. agar usaha ternak kita bisa berjalan lancar sesuai yang kita rencanakan.
apa saja sih yang harus direncanakan?
mari kita simak bersama-sama.

beberapa hal yang perlu direncanakan, yaitu: 
1.      Menentukan tujuan budidaya
Sebelum kita membudiyadayakan entok, kita harus tau apa tujuan kita membudidayakan entok. Jika entok dibudidayakan secara intensif atau dijadikan sumber penghasilan yang utama, maka bila memungkinkan kembangkan usaha budidaya entok ini untuk memenuhi permintaan dari luar daerah. Tetapi bila  usaha budidaya entok hanya dijadikan usaha sampingan saja, maka cukup fokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan usahakan tidak mengeluarkan banyak modal serta batasi tenaga kerja.
2.      Menentukan lokasi
Beternak entok bisa diterapkan hampir di seluruh daerah, bisa di area pantai, daerah berbatu maupun berumput, atau di pegunungan. Namun, agar memperoleh hasil yang cukup optimal, kita perlu mempertimbangkan hal-hal berikut: 
·         Usahakan memilih lokasi yang jauh dari kebisingan karena entok tidak menyukai keramaian. Lokasi pemeliharaan seperti ini bisa membuat induk entok enggan untuk bertelur. 
·         Lokasi beternak harus terpisah dari area pemukiman penduduk, sebab entok menghasilkan bau yang kurang sedap. 
·         Usahakan lokasi pemeliharaan entok dekat pada sumber air. Komposisi tubuh entok hampir 75% terdiri atas air. Bobot entok menunjukkan jumlah konsumsi air entok tersebut.
·         Apabila anda menerapkan sistem intensif dalam budidaya entok, pembuatan kandang harus mempertimbangkan ventilasi yang cukup. 
3.      Akses listrik, jalan, dan telepon
Listrik sangat menunjang kelancaran budidaya entok. Listrik bisa dimanfaatkan sebagai penghangat bagi anak entok, penggerak pompa air, maupun untuk sumber penerangan. Akses jalan juga sangat penting bagi kelangsungan usaha budidaya entok, karena bermacam aktivitas dilakukan melewati akses jalan tersebut. Sebagai contoh, pengiriman daging dan bahan baku pasti memanfaatkan fasilitas jalan. Sedangkan telepon dapat digunakan untuk sarana komunikasi dengan konsumen maupun penyedia bahan pakan.
4.      Kondisi lingkungan masyarakat
Kondisi lingkungan masyarakat sekitar sangat mempengaruhi usaha budidaya entok. Interaksi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar harus terjaga dengan baik untuk menghindari kemungkinan munculnya hambatan dari masyarakat
5.      Menetapkan sistem pemeliharaan

a. Pemeliharaan tradisional
Pemeliharaan tradisional ditempuh dengan sistem integrasi atau menggembalakan entok pada hamparan sawah. Pemeliharaan tradisional melalui sistem integrasi entok dan padi sawah akan semaki efektif jika padi ditanam menggunakan mekanisme jajar legowo. Mekanisme jajar legowo ini dapat memberikan cukup ruang bagi entok untuk beraktivitas khususnya dalam mencari makan pada lahan persawahan itu.

Keuntungan lain yang diperoleh dari keberadaan entok di sawah yakni membantu pemupukan terkait kotoran yang dikeluarkan entok, meningkatkan kandungan oksigen tanah dan meminimalkan keberadaan gulma, rumput, atau hama seperti siput, keong mas, dan serangga karena entok akan memakannya. Selain itu, pakan entok dapat dikurangi sebab entok sudah mendapat tambahan makanan dari gulma, rumput, siput, keong mas, dan serangga dari sawah.

b. Pemeliharaan secara semi intensif
Pemeliharaan semi intensif dilakukan dengan mengagon / menggembalakan dan mengandangkan entok. Entok muda dipelihara melalui metode penggembalaan, selanjutnya ketika sudah siap panen, barulah entok dikandangkan dan diberikan pakan ramuan sendiri. Pengandangan entok dimaksudkan agar entok tidak banyak beraktivitas sehingga penggemukan bisa dihasilkan. 

c. Pemeliharaan secara intensif
Pemeliharaan entok secara intensif ditempuh melalui pengandangan dan tidak disertai penggembalaan selama pemeliharaannya. Sistem pemeliharaan intensif merupakan gabungan dari pemanfaatan manajemen usaha, teknologi, serta efisiensi. Teknologi disini maksudnya adalah mengandangkan entok sehingga pengontrolan kondisi kesehatan entok bisa lebih ditingkatkan. Sedangkan manajemen usaha terkait dengan pengandangan entok dan pemberian pakan yang lebih terkontrol, sehingga dapat dilakukan penghematan biaya produksi. Efisiensi maksudnya adalah penghematan lahan karena pembuatan kandang bisa dibentuk secara bertingkat.

Pemeliharaan entok secara intensif dikelompokkan menjadi dua tahap, yakni starter dan grower-finisher. Entok dalam tahap starter (usia 0-3 minggu), perlu diberikan asupan pakan yang memiliki kandungan nutrisi sesuai kebutuhan ternak. Selain itu, diperlukan juga penerangan di malam hari dan pembuatan kandang berbentuk panggung agar entok tidak kedinginan. Untuk kepadatan entok tiap meter persegi kandang adalah 14-20 ekor.

 

setelah menyimak, saatnya kita membuat perencanaan terlebih dahulu, agar usaha yang kita buat berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang kita rencanakan.
sekian & terimakasih..
by, vera rahmayanti 1303055159
sumber: